Mendeteksi Kebohongan
Posted by: Hadi Pramono on: Maret 12, 2009
Berikut ini teknik untuk memberitahu jika seseorang sedang berbohong. Pengetahuan ini berguna untuk para manajer, pengusaha, dan siapapun juga, menggunakannya dalam situasi sehari-hari, membantu mencegah Anda menjadi korban penipuan dan kecurangan lainnya.
Tanda-tanda Kecurangan:
Bahasa tubuh dari berbohong:
- Ekspresi fisik akan terbatas dan kaku, dengan sedikit gerakan tangan dan lengan. Tangan, lengan dan kaki bergerak ke arah tubuh mereka sendiri yang memakan banyak ruang.
- Seorang yang berdusta mencoba membuat anda menghindari kontak mata.
- Tangan menyentuh muka, mulut & tenggorokan. Menyentuh atau menggaruk hidung atau di belakang telinga mereka. Tidak mungkin si penipu menyentuh dada / jantung dengan tangan terbuka.
Emosi Gerak Tubuh
- Emosi terlihat tertunda, akan terasa lama, kemudian berhenti tiba-tiba.
- Antara ekspresi tubuh dan kata-kata tidak seimbang. Contoh: Seseorang mengatakan “Saya suka itu!” ketika menerima hadiah, dan kemudian tersenyum setelah membuat pernyataan itu.
- Gerak/ ekspresi tidak sesuai dengan pernyataan lisan, seperti cemberut ketika berkata “I love you.”
- Ekspresi dibatasi gerak mulut ketika seseorang meluapkan emosi palsu (seperti senang, terkejut, sedih, takut), dan bukan pada seluruh muka. Misalnya, ketika seseorang tersenyum secara alami seluruh wajah mereka terlibat: rahang / pipi gerakan, mata dan dahi menekan, dll
Interaksi dan Reaksi
- Orang bersalah akan defensif (menutup diri). Orang yang merasa tidak bersalah (inosen) akan ofensif.
- Seorang pendusta itu tidak nyaman menghadapi lawannya serta tubuh atau kepalanya akan berusaha untuk menghindar.
- Pendusta tanpa disadari mungkin akan meletakkan benda (buku, cangkir kopi, dll) di antara mereka dan Anda.
Verbal Konteks dan Kontent
- Pendusta akan menggunakan kata-kata Anda untuk menjawab pertanyaan. Ketika ditanya, “Apakah terakhir kali Anda makan roti?” Dan jawaban , “Tidak, terakhir kali saya tidak makan roti.”
- Pendusta terkadang menghindar dari “berbohong” dengan tidak membuat pernyataan langsung. Mereka menyiratkan jawaban daripada menolak sesuatu secara langsung.
- Orang yang bersalah merasa tidak nyaman dengan kesunyian atau jeda dalam percakapan.
- Pendusta berbicara dalam nada yang sama (monoton).
- Kata-kata mungkin diucapkan kacau dan lembut.
Tanda-tanda lain berbohong:
- Jika Anda yakin bahwa seseorang berbohong, kemudian mengubah subyek percakapan dengan cepat, seorang pendusta akan mengikuti secara bersama dan menjadi lebih santai.
- Menggunakan humor atau sarkasme untuk menghindari subjek.
Like this:
Be the first to like this post.